|

Interior Kekurangan genetis dari mobil kelas city car adalah ruang interior sempit. Hal tersebut merupakan imbas dari bentuk eksteriornya yang kecil, sehingga memiliki dampak kurang nyaman bagi penumpang. Untuk mengatasi masalah ini KIA memiliki siasat jitu dengan menampilkan konfigurasi ruang interior yang tepat. Demi memberikan ruang yang lebih bagi para penumpang, ruang bagasi sedikit dikorbankan dengan memberikan space yang hanya cukup untuk sedikit barang. Pertimbangan ini sangat tepat untuk mobil di kelas tersebut, karena praktis dan fungsinya memang bukan untuk membawa banyak barang. Dan, terpenting justru sebagai pengangkut penumpang agar mudah untuk beraktivitas. Jadi kenyamanan penumpang yang menjadi faktor utama. Namun bila Anda ingin membawa barang bawaan cukup banyak, maka dengan fleksibel ruang bagasi dapat diperbesar menjadi 60% dari ruang interior dengan melipat rata jok baris kedua. Memang bila dibandingkan para kompetitornya, Picanto memiliki ruang interior lebih lapang. Bukan masalah untuk diisi 5 penumpang dewasa yang memiliki ukuran tinggi tubuh 170 cm.
Picanto menampilkan model dasbor sederhana dan fungsional, praktis tidak ada sesuatu yang istimewa pada fitur-fiturnya. Semua pengguna pasti dapat langsung akrab untuk mengoperasikannya. Terdapat pula beberapa rak penyimpanan pada dasbor. Selain itu terdapat ruang penyimpanan sepatu yang letaknya tersembunyi di kolong jok penumpang depan.
Interior ***
City car terbaru dari KIA membawa beberapa terobosan di kelasnya. Mulai dari disainnya yang kompak, ruang interior lapang, hingga kapasitas mesin lebih besar. Kompak Dan Funky City Car Akhirnya setelah menunggu, mobilmotor diberi kesempatan oleh PT. KIA Mobil Indonesia selaku ATPM merek KIA di Indonesia untuk menguji varian terbarunya bernama Picanto. Varian ini ditampilkan sebagai regenerasi dari varian sebelumnya, Visto, yang keberadaannya terbilang cukup sukses di kelas city car. Beberapa penyempurnaan ditampilkan pada Picanto. Hal tersebut sebagai upaya untuk menarik perhatian konsumen Tanah Air yang belakangan perhatiannya terpaku pada mobil-mobil cross over dengan harga terjangkau, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, atau Honda Jazz. Di samping itu juga merupakan upaya untuk menjadi terbaik di tengah persaingan ketat di kelas city car--dengan para kompetitor seperti Hyundai Atoz, Suzuki Karimun, hingga Chevrolet Spark. Disain Dan Rancang Bangun Penampilan eksterior Picanto cukup menyita perhatian tim uji coba mobilmotor. Menurut kami disainnya paling proporsional dibanding para kompetitor di kelasnya. Terlihat dari perpaduan antara panjang, lebar, dan tinggi yang proporsional. Dibanding pendahulunya (KIA Visto), Picanto mendapat penyempurnaan dari KIA Europe Design Team sehingga terlihat kompak dan stylish dengan perbedaan lebih rendah dan lebar. Menyimak tarikan garis bodi, Picanto tampil dengan garis tegas dengan model membulat yang bila diperhatikan dengan seksama modelnya tampak sporti dan “funky.” Hal tersebut merupakan salah satu senjata untuk menarik minat para konsumen, terutama untuk kaum muda metropolitan. Bentuk bonnet Picanto lebih landai dan “pesek” dibanding Visto. Sedangkan disain gril tidak begitu jauh berbeda, masih mengedepankan disain kisi-kisi horizontal dengan paduan headlamp yang besar. Sementara bentuk buritan tampil manis dengan modelnya yang minimalis dengan stop lamp berbetuk kotak besar, pendek kata mengentalkan disain bergaya Eropa. Untuk urusan warna, KIA menawarkan berbagai macam warna cerah salah satunya, oranye cerah.
Disain ****
Rancang Bangun ***
DOWNLOAD BROSUR SPESIFIKASI NEW PICANTO COSMO (HIGH RESOLUTION)
| Data Teknis |
Akselerasi |
Mesin Tipe : I-4 SOHC 12 Valve Sistem BBM : Multi-point Fuel Injection Kapasitas (cc) : 1.086 Tenaga (tk/rpm) : 63,1/5.500 Torsi (Nm/rpm) : 96,4/2.800
Dimensi PJG/LBR/TNG (mm) : 3.495/1.595/1.480 Jarak Sumbu Roda (mm) : 2.370 Kapasitas tangki (l) : 35
Transmisi Tipe : M/T 5 Kecepatan
Kemudi Tipe : Integral Rack & Pinion
Suspensi Depan : McPherson Strut + Stabilizer Belakang : Coupled Torsion Beam Axle
Rem Depan/belakang : Cakram berventilasi/ Tromol
Ban Ukuran : 165/60 R14 |
Hasil Ujicoba Akselerasi (Detik) 0 – 100 km/jam: 15,5 0 – 80 km/jam : 10,2 0 – 60 km/jam : 6 0 – 40 km/jam : 3,1 0 – 20 km/jam : 1,3 0 – 400 meter : 19,7 detik @ 112,3 km/jam
Kebisingan Kabin (Db) Idle : 48,1 20 km/jam : 58,9 40 km/jam : 64,6 60 km/jam : 66,4 80 km/jam : 67,6 100 km/jam : 68,5 Konsumsi Bbm Rata-Rata : 1 Liter/ 13 KM Nilai Ujicoba : *** 1/2
|

Kinerja Mesin Dan Sistem Penggerak Selain disain eksterior, salah satu senjata Picanto untuk merebut hati konsumen di pasar city car adalah mesin in-line 4 silinder SOHC berkapasitas 1.100 cc. Pasalnya, bila dibandingkan para kompetitor di kelasnya dan saudara tuanya KIA Visto, kapasitas tersebut merupakan yang terbesar. Memang bila boleh jujur, tak ada perbedaan signifikan terutama pada urusan tenaga mesin, namun setidaknya dapat berpengaruh pada sisi penjualan. Hal tersebut disebabkan para konsumen di Indonesia memiliki kecenderungan untuk ingin mendapatkan sesuatu yang lebih.
Sesuai dengan peruntukannya, jalur-jalur perkotaan yang terbilang padat menjadi sasaran mobilmotor dalam uji coba kali ini. Sesuai dengan perkiraan kami, kesan pengendaraannya tak jauh berbeda dengan Visto. Picanto terasa lincah ketika diajak berakselerasi jarak pendek yang dibarengi dengan manuver berpindah jalur. Apalagi ditunjang dengan kinerja transmisi Picanto yang berlangsung halus, sehingga tidak membutuhkan tenaga ekstra untuk menggerakkannya. Sedikit catatan bagi penggemudi, usahakan selalu menjaga putaran mesin agar selalu pada putaran atas. Gunakan selalu gigi terendah bila ingin “beraksi” pada kondisi pengendaraan stop and go. Pasalnya, Picanto terindikasi kurangnya tenaga pada putaran rendah atau di bawah 3.000 rpm.
Puas dengan jalur padat, uji coba dialihkan ke jalan bebas hambatan agar dapat memaksimalkan performa Picanto. Berbeda dengan putaran rendah, pada putaran tinggi tenaga mesin terasa padat, membuat suatu kenikmatan tersendiri kala berakselerasi jarak panjang. Kebetulan saat uji coba, jalan tol dalam kota dalam kondisi lenggang, sehingga mobilmotor dapat melarikan Picanto hingga kecepatan maksimal 155 km/jam. Menurut catatan hasil uji coba mobilmotor, untuk mencapai kecepatan 0-100 km/jam Picanto membutuhkan 15,5 detik. Hasil ini lebih baik 3 detik daripada pendahulunya, Visto. Dan setelah penggunaan dengan berbagai kondisi pengendaraan, mesin bertenaga 63 tk dan sudah memiliki standar emisi Euro 2 ini, mencatat konsumsi bahan bakar terbilang irit, rata-rata 1 liter/18 km. Kinerja Mesin *** Sistem Penggerak ***
Stabilitas Pengendaraan Dan Pengendalian Picanto didukung dengan suspensi berkarakter medium soft yang menjadi toleransi terbaik guna menyesuaikan kondisi jalanan di Tanah Air dengan keragaman kondisi. KIA menggunakan kombinasi suspensi McPherson Strut stabilizer di depan, dengan per keong dan batang torsi untuk suspensi belakang. Selama diujicoba beberapa keandalan dan kekurangan dari CBU asal Korea berhasil “tertangkap” oleh mobilmotor. Untuk jalanan normal perkotaan, Picanto yang didukung mesin cukup responsif dan dimensi mungil memang menyenangkan untuk dikemudikan, bisa dibilang baik. Pada berbagai kondisi termasuk melewati jalan keriting berlubang bantingan suspensi terasa empuk. Keunggulan lainnya sudah barang tentu masalah parkir. Dengan dimensi tersebut praktis tidak perlu repot mencari lahan yang besar.
Kekurangan timbul ketika melakukan manuver pada kecepatan di atas 80 km/jam. Suspensi medium soft dan penggunaan ban yang terbilang kecil rupanya tidak dapat mereduksi gerakan ayunan mobil pada kecepatan tinggi. Gejala-gejala negatif pengendaraan, seperti rowling, pitching, dan understeer pada saat menikung kerap timbul, namun masih pada batas toleransi. Stabilitas **** Pengendaraan *** Pengendalian ***

NEW PICANTO COSMO
|
MT |
Rp. 116.500.000 |
NEW PICANTO COSMO
|
AT |
Rp. 132.500.000 |
Kompetitor
Hyunday Atoz Mesin : I-4 SOHC 1.000 cc Dimensi (mm) : 3.495/1.495/1.615 Transmisi : M/T 5 Kecepatan dan A/T 4 Kecepatan
Suzuki Karimun Mesin : I-4, SOHC 970 cc Dimensi (mm) : 3.410/1.575/1.705 Transmisi : M/T 5 Kecepatan
Chevrolet Spark Mesin : M-TEC I-3 796 cc Dimensi : 3495/1494/1485 Transmisi : M/T 5 Kecepatan
Kesimpulan Picanto memiliki disain paling sempurna di kelas city car. Modelnya dinamis dan cocok untuk kaum muda. Selain itu, memberikan terobosan baru dari sisi mesin dan ruang interior di kelasnya.
Plus Minus Plus: Disain kompak, harga kompetitif, ruang interior lapang dan fleksibel, resale value KIA stabil di kelas city car.
Minus: Mesin kurang bertenaga pada putaran bawah, karakter suspensi terlalu empuk.
Varian
MT dan AT Untuk new picanto cosmo 2010 tersedida 2 type. Manual dan Automatic, PERUBAHAN PADA COSMO color grille KROOM TIGER NOSE, fog lamp BARU. Design Bumber yang Sporty
Rancangan Disain bodi **** Disain interior **** Kualitas interior *** Teknologi **
Kenyamanan Kelegaan interior **** Kualitas AC **** Hiburan ***
Ergonomis Akses keluar masuk *** Kemudahan operasi tombol *** Posisi duduk depan *** Posisi duduk belakang ****
Pengendalian Jalan lurus *** Slalom ** Tanjakan **
Stabilitas Jalan lurus *** Jalan tikungan ** Kebisingan interior **** Performa mesin **** Nilai rata-rata ****
Penilaian : * = buruk, ** = kurang, *** = cukup, **** = baik, ***** = istimewa
DATA TEKNIS
Mesin Tipe : I-4 SOHC 12 Valve Sistem BBM : Multi-point Fuel Injection Kapasitas (cc) : 1.086 Tenaga (tk/rpm) : 63,1/5.500 Torsi (Nm/rpm) : 96,4/2.800
Dimensi PJG/LBR/TNG (mm) : 3.495/1.595/1.480 Jarak Sumbu Roda (mm) : 2.370 Kapasitas tangki (l) : 35
Transmisi Tipe : M/T 5 Kecepatan
Kemudi Tipe : Integral Rack & Pinion
Suspensi Depan : McPherson Strut + Stabilizer Belakang : Coupled Torsion Beam Axle
Rem Depan/belakang : Cakram berventilasi/ Tromol
Ban Ukuran : 155/70 R13 Harga : Rp85 juta
Hasil Ujicoba Akselerasi (Detik) 0 – 100 km/jam: 15,5 0 – 80 km/jam : 10,2 0 – 60 km/jam : 6 0 – 40 km/jam : 3,1 0 – 20 km/jam : 1,3 0 – 400 meter : 19,7 detik @ 112,3 km/jam
Kebisingan Kabin (Db) Idle : 48,1 20 km/jam : 58,9 40 km/jam : 64,6 60 km/jam : 66,4 80 km/jam : 67,6 100 km/jam : 68,5 Konsumsi Bbm Rata-Rata : 1 Liter/ 13 KM Nilai Ujicoba : *** 1/2
|